Aep Ermana

Iqra…! Bacalah…!

Tahun Baru yang Penuh Berkah… Insya Allah…

Posted by aepermana on January 1, 2011

lebaran1427 020

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Besarnya rasa optimisme akan datangnya masa yang lebih cerah, semoga diiringi dengan introspeksi diri untuk meninggalkan masa lalu yang parah? sehingga ke depan hidup menjadi lebih baekah.

Tahun baru, bagi sebagian orang diartikan sebagai bertambahnya usia, akan tetapi sebahagian lainnya memandang dengan penuh kesadaran sebagai pertanda semakin mendekatnya batas akhir kehidupan. Ini berarti tahun baru sama dengan pengurangan umur?

Dengan merenung, kita jadi sadar bahwa hidup di dunia ini ternyata memang sangat singkat. Kemarin baru tahun 2010, tak terasa sekarang sudah tahun 2011. Yang kemarin belum lahir, kini sudah lahir, Yang kemarin masih bersama kita, kini telah tiada. Yang kemarin belum balig sekarang sudah dewasa. Yang kemarin belum menikah, sekarang sudah punya anak. Yang kemarin …, sekarang …

Sebaik-baik manusia adalah orang yang diberikan Allah panjang umur dan mengisinya dengan berbagai kebajikan. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang banyak memberi manfaat bagi semesta kehidupan.

Alangkah meruginya manusia yang diberikan Allah panjang umur, akan tetapi hanya dilewatinya dengan kesia-siaan dan kemubadziran.

 

Sepatutnya, dalam menyambut tahun baru, kita merenungkan perjalanan hidup yang sudah kita lalui sebagai bekal melanjutkan perjalanan hidup yang lebih baik.

“Walaa takuunu kalladziina nasuuLlaha fa ansaahum anfusahum; ulaa-ika humul-faasiquun” (Q. 59: 19), “Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang lupa akan Allah lalu Allah menjadikan mereka lupa akan diri mereka sendiri; mereka itulah orang-orang yang fasik.”

 
Orang yang lupa diri akibat lupa Allah, bagaimana bisa diharapkan ingat akan yang lain; ingat tempatnya, lingkungannya, keluarganya, saudaranya, dlsb. Orang yang lupa diri, akan lupa negerinya, lupa bangsanya, lupa kewajibannya. Bila orang yang lupa diri ini termasuk rakyat jelata, mungkin tidak seberapa pengaruhnya terhadap kehidupan. Tapi bila dia termasuk elite, termasuk pemimpin, Anda bisa bayangkan –atau malah bisa membuktikan— sendiri betapa buruk dampak yang diakibatkannya. Bayangkan pemimpin yang lupa diri dan lupa amanah serta tanggungjawab yang dipikulnya. Bayangkan pejabat yang lupa diri dan lupa bahwa tidak semua yang ada ditangannya adalah miliknya dan bahwa dia tidak selamanya menjabat. Bayangkan orang berilmu yang lupa diri dan lupa memanfaatkan serta mengamalkan ilmunya. Bayangkan kiai yang lupa diri dan lupa maqamnya. Bayangkan …apa jadinya.

“Demi waktu, sungguh manusia itu benar-benar dalam kerugian; kecuali mereka yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati untuk bersabar.” (Q. 103) 

Tahun baru…, semangat baru…, harapan baru…, karya baru… dan kualitas kehidupan yang baru. Semoga…,    Aamiin.

2 Responses to “Tahun Baru yang Penuh Berkah… Insya Allah…”

  1. ipik said

    semoga penuh keberkahan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: